Kamis, 15 Mei 2014

Persalinan Patologi



PERSALINAN DENGAN HIDROSEFALUS
By : Dewi Sapta Wati

Hidrosefalus adalah kelainan patologis otak yang mengakibatnkan bertambahnya cairan serebrospinal dnegan atau pernah dengan tekanan intracranial yang meninggi sehingga terdapat pelebaran ventrikel. Cairan yang tertimbun dalam ventrikel biasanya antara 500 – 1500 ml akan tetapi kadang – kadang dapat mencapai 5 liter.

Pelebaran ventrikuler ini akibat ketidakseimbangan antara absobsi dan produksi cairan serebrospinal. Hidrosefalus selalu bersifat sekunder, sebagai akibat dari penyakit atau kerusakan otak. Adanya kelainan – kelainan tersebut menyebabkan kepala menjadi besar serta terjadi pelebaran sutura dan ubun _ ubun.
Gambar : Bayi dengan penyakit Hidrosefalus

Etiologi Hidrosefalus
·         Kelainan bawaan (congenital)
Ø  Stenosis akuaduktus sylvii.
Ø  Spna bifida dan cranium bifida
Ø  Sindrom Dandy-Walker
Ø  Kista araknoid dan anomaly pembuluh darah
·         Infeksi
·         Neoplasma
·         Perdarahan

                Diagnosis saat palpasi teraba ukuran kepala yang besar karena hidrosefalus dan kepala tidak masuk pintu atas panggul.Pada pemeriksaan dalam terdapat kepala dengan sutura yang dalam dan ubun – ubun yang luas, serta tulang kepal terasa tipis seperti menekan bola pingpong, Ditemukan bayangan tengkorak yang besar sekali pada pemeriksaan rontgen, Pada pemeriksaan USG tampak kepala yang besar dengan ukuran diameter biparietalis yang lebar.


                
                Penatalaksanaan :Pada pembukaan 3-4 cm lakukan tindakan pungsi sisterna untuk mengecilkan kepala janin. Punsi dilakukan dengan menggunakan jarum pungsi spinal yang besar, kemudia cairan dilkeluarkan sebanyak mungkin dari ventrikel, After coming head akan terjadi pada letak sungsang. Lakukan perforasi dari foramen ovale untuk mengeluarkan cairan, agar kepala janin dapat lahir pervaginam penatalaksanaan persalinan pada hidrosefalus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar