PERSALINAN DENGAN HIDROSEFALUS
By : Dewi Sapta Wati
Hidrosefalus
adalah kelainan patologis otak yang mengakibatnkan bertambahnya cairan
serebrospinal dnegan atau pernah dengan tekanan intracranial yang meninggi
sehingga terdapat pelebaran ventrikel. Cairan yang tertimbun dalam ventrikel
biasanya antara 500 – 1500 ml akan tetapi kadang – kadang dapat mencapai 5
liter.
Pelebaran
ventrikuler ini akibat ketidakseimbangan antara absobsi dan produksi cairan
serebrospinal. Hidrosefalus selalu bersifat sekunder, sebagai akibat dari
penyakit atau kerusakan otak. Adanya kelainan – kelainan tersebut menyebabkan
kepala menjadi besar serta terjadi pelebaran sutura dan ubun _ ubun.

Gambar : Bayi
dengan penyakit Hidrosefalus
Etiologi Hidrosefalus
·
Kelainan bawaan (congenital)
Ø
Stenosis akuaduktus sylvii.
Ø
Spna bifida dan cranium bifida
Ø
Sindrom Dandy-Walker
Ø
Kista araknoid dan anomaly pembuluh darah
·
Infeksi
·
Neoplasma
·
Perdarahan
Diagnosis saat palpasi teraba ukuran kepala yang besar karena hidrosefalus dan kepala tidak masuk pintu atas panggul.Pada pemeriksaan dalam terdapat kepala dengan
sutura yang dalam dan ubun – ubun yang luas, serta tulang kepal terasa tipis
seperti menekan bola pingpong, Ditemukan bayangan tengkorak yang besar sekali
pada pemeriksaan rontgen, Pada pemeriksaan USG tampak kepala yang besar
dengan ukuran diameter biparietalis yang lebar.
Penatalaksanaan :Pada pembukaan 3-4 cm lakukan tindakan pungsi
sisterna untuk mengecilkan kepala janin. Punsi dilakukan dengan menggunakan
jarum pungsi spinal yang besar, kemudia cairan dilkeluarkan sebanyak mungkin dari
ventrikel, After coming head akan terjadi pada letak
sungsang. Lakukan perforasi dari foramen ovale untuk mengeluarkan cairan, agar
kepala janin dapat lahir pervaginam penatalaksanaan persalinan pada hidrosefalus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar