APA ITU PERSALINAN GEMELI?????
Kehamilan ganda atau kehamilan kembar adalah kehamilan dengan dua
janin atau lebih ( Rustam Mochtar, 1998 ). Kehamilan kembar mempengaruhi
ibu dan janin, diantaranya adalah kebutuhan akan zat-zat ibu bertambah
sehingga dapat menyebabkan anemia dan defisiensi zat-zat lainnya,
terhadap janin yaitu usia kehamilan tambah singkat dengan bertambahnya
jumlah janin pada kehamilan kembar : 25% pada gemelli, 50% pada triplet,
75% pada quadruplet, yang akan lahir 4 minggu sebelum cukup bulan. Jadi
kemungkinan terjadinya bayi premature akan tinggi.
Persalinan dengan kehamilan kembar memiliki resiko lebih tinggi dari
pada persalinan satu janin ( Tunggal ). Semakin banyak jumlah janin yang
dikandung ibu, semakin tinggi resiko yang akan ditanggung ibu.
Sejak ditemukannya obat-obat dan cara induksi ovulasi, maka dari
laporan-laporan dari seluruh pelosok dunia, frekuensi kehamilan kembar
cenderung meningkat. Bahkan sekarang telah ada hamil kembar lebih dari 6
janin (Mochtar, Buku Sinopsis Obstetri Fisiologi dan Patologi, 1998).
Berbagai faktor mempengaruhi frekuensi kehamilan kembar, seperti
bangsa, hereditas, umur, dan paritas ibu. Bangsa Negro di Amerika
Serikat mempunyai frekuensi kehamilan kembar yang lebih tinggi daripada
bangsa kulit putih. Juga frekuensi kehamilan kembar berbeda pada tiap
negara, angka yang tertinggi ditemukan di Finlandia yang terendah di
Jepang.
Faktor umur, makin tua makin tinggi angka kejadian kehamilan kembar
dan menurun lagi setelah umur 40 tahun. Paritas, pada primipara 9,8 per
1000 dan pada multipara (oktipara) naik jadi 18,9 per 1000 persalinan.
Keturunan, keluarga tertentu akan cenderung melahirkan anak kembar yang
biasanya diturunkan secara paternal, namun dapat pula secara maternal.
By: Dwi Okta Diarini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar