Persalinan adalah proses yang fisiologis dan merupakan kejadian yang menakjubkan bagi seorang ibu dan keluarga. Penatalaksanaan yang terampil dan handal dari bidan serta dukungan yang terus-menerus dengan menghasilkan persalinan yang sehat dan memuaskan dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan. Sebagai bidan, ibu akan mengandalkan pengetahuan, keterampilan dan pengambilan keputusan dari apa yang dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk :
Asuhan Sayang Ibu Selama Persalinan
Menurut Pusdiknakes (2003), upaya penerapan asuhan sayang ibu selama proses persalinan meliputi kegiatan:
Memanggil ibu sesuai nama panggilan sehingga akan ada perasaan dekat dengan bidan.
Meminta ijin dan menjelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan bidan dalam pemberian asuhan.
Bidan memberikan penjelasan tentang gambaran proses persalinan yang akan dihadapi ibu dan keluarga.
Memberikan informasi dan menjawab pertanyaan dari ibu dan keluarga sehubungan dengan proses persalinan.
Mendengarkan dan menanggapi keluhan ibu dan keluarga selama proses persalinan.
Menyiapkan rencana rujukan atau kolaborasi dengan dokter spesialis kandungan.
Memberikan dukungan mental, memberikan rasa percaya diri kepada ibu, serta berusaha memberi rasa nyaman dan aman.
Mempersiapkan persalinan dan kelahiran bayi dengan baik meliputi sarana dan prasarana pertolongan persalinan.
Menganjurkan suami dan keluarga untuk mendampingi ibu selama proses persalinan.
Membimbing suami dan keluarga tentang cara memperhatikan dan mendukung ibu selama proses persalinan dan kelahiran bayi, seperti: memberikan makan dan minum, memijit punggung ibu, membantu mengganti posisi ibu, membimbing relaksasi dan mengingatkan untuk berdoa.
Bidan melakukan tindakan pencegahan infeksi.
Menghargai privasi ibu dengan menjaga semua kerahasiaan.
Membimbing dan menganjurkan ibu untuk mencoba posisi selama persalinan yang nyaman dan aman.
Menganjurkan ibu untuk makan dan minum saat tidak kontraksi.
Menghargai dan memperbolehkan praktek-praktek tradisional yang tidak merugikan.
Menghindari tindakan yang berlebihan dan membahayakan.
Memberi kesempatan ibu untuk memeluk bayi segera setelah lahir dalam waktu 1 jam setelah persalinan.
Membantu ibu memulai pemberian ASI dalam waktu 1 jam pertama setelah kelahiran bayi dengan membimbing ibu membersihkan payudara, posisi menyusui yang benar dan penyuluhan tentang manfaat ASI.
Asuhan Sayang Ibu Selama Persalinan
Menurut Pusdiknakes (2003), upaya penerapan asuhan sayang ibu selama proses persalinan meliputi kegiatan:
Memanggil ibu sesuai nama panggilan sehingga akan ada perasaan dekat dengan bidan.
Meminta ijin dan menjelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan bidan dalam pemberian asuhan.
Bidan memberikan penjelasan tentang gambaran proses persalinan yang akan dihadapi ibu dan keluarga.
Memberikan informasi dan menjawab pertanyaan dari ibu dan keluarga sehubungan dengan proses persalinan.
Mendengarkan dan menanggapi keluhan ibu dan keluarga selama proses persalinan.
Menyiapkan rencana rujukan atau kolaborasi dengan dokter spesialis kandungan.
Memberikan dukungan mental, memberikan rasa percaya diri kepada ibu, serta berusaha memberi rasa nyaman dan aman.
Mempersiapkan persalinan dan kelahiran bayi dengan baik meliputi sarana dan prasarana pertolongan persalinan.
Menganjurkan suami dan keluarga untuk mendampingi ibu selama proses persalinan.
Membimbing suami dan keluarga tentang cara memperhatikan dan mendukung ibu selama proses persalinan dan kelahiran bayi, seperti: memberikan makan dan minum, memijit punggung ibu, membantu mengganti posisi ibu, membimbing relaksasi dan mengingatkan untuk berdoa.
Bidan melakukan tindakan pencegahan infeksi.
Menghargai privasi ibu dengan menjaga semua kerahasiaan.
Membimbing dan menganjurkan ibu untuk mencoba posisi selama persalinan yang nyaman dan aman.
Menganjurkan ibu untuk makan dan minum saat tidak kontraksi.
Menghargai dan memperbolehkan praktek-praktek tradisional yang tidak merugikan.
Menghindari tindakan yang berlebihan dan membahayakan.
Memberi kesempatan ibu untuk memeluk bayi segera setelah lahir dalam waktu 1 jam setelah persalinan.
Membantu ibu memulai pemberian ASI dalam waktu 1 jam pertama setelah kelahiran bayi dengan membimbing ibu membersihkan payudara, posisi menyusui yang benar dan penyuluhan tentang manfaat ASI.
Oleh : Any Mega Ningrum.Amd.Keb

Tidak ada komentar:
Posting Komentar