Rabu, 14 Mei 2014





Pelayanan Asuhan Kebidanan
 By : Efina Daitia Fadhila, Amd.Keb.
Menurut Aprillia dan Ritchmond (2011), persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologi yang normal. Ketika proses persalinan dimulai, peranan ibu sangat penting untuk melahirkan bayinya, sedangkan peran petugas kesehatan (bidan atau dokter) adalah memantau persalinan, mendeteksi dini adanya komplikasi, selain bersama-sama keluarga memberikan bantuan dan dukungan pada ibu bersalin. Persalinan dan kelahiran normal merupakan proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan atau aterm (37-42 minggu), lahir spontan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun janin. 
Sumarah, dkk (2008) mengemukakan bahwa tujuan asuhan persalinan ialah mengupayakan kelangsungan hidup dan mencapai derajat kesehatan yang tinggi bagi ibu dan bayinya, melalui berbagai upaya yang terintegrasi dan lengkap serta intervensi minimal sehingga prinsip keamanan dan kualitas pelayanan dapat terjaga pada tingkat yang optimal.
Menurut Pusdiknakes (2003), selama melaksanakan asuhan persalinan bidan selalu bekerjasama dengan ibu selama persalinan dan kelahiran. 5 aspek dasar dari kualitas asuhan yang harus dilakukan oleh bidan pada saat persalinan kala satu sampai kala empat, termasuk asuhan pada bayi baru lahir. Karena ke 5 aspek ini atau disebut 5 benang merah sangat menentukan untuk memastikan persalinan aman bagi ibu dan bayinya. Lima benang merah tersebut adalah:
1.      Asuhan Sayang Ibu
Asuhan sayang ibu amat membantu ibu dan keluarganya untuk merasa aman dan nyaman selama dalam proses persalinan.
2.      Pencegahan Infeksi
Dalam memberikan asuhan berkualitas tinggi, bidan harus melindungi infeksi tidak saja hanya pada pasien namun juga pada diri sendiri dan rekan kerjanya.
3.      Pengambilan Keputusan Klinik
Pengambilan keputusan klinik yang efektif adalah selama proses penatalaksanaan kebidanan. Keputusan klinik yang dibuat oleh bidan sangat menentukan kepastian persalinan yang aman.
4.      Pencatatan (Dokumentasi)
Dokumentasi memberikan catatan permanen mengenai manajemen pasien dan dapat merupakan pertukaran informasi dengan para petugas yang lain.
5.      Rujukan
Rujukan pada institusi yang tepat serta waktu dimana asuhan yang dibutuhkan tersedia akan menyelamatkan nyawa ibu. Ketika merujuk, bidan harus selalu ingat, siapa, kapan, kemana dan bagaimana merujuk agar ibu dan bayinya dapat selamat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar