Rabu, 16 April 2014

POSISI DALAM PERSALINAN

Posisi Persalinan
Posisi
Alasan / Rasionalisasi
Duduk atau Semi Duduk
Lebih mudah bagi bidan untuk membimbing kelahiran kepala bayi dan mengamati/men-support perineum.
Posisi Merangkak
Baik untuk persalinan dengan punggung yang sakit, membantu bayi melakukan rotasi, peregangan minimal pada perineum.
Berjongkok atau Berdiri
Membantu penurunan kepala bayi, memperbesar ukuran panggul, memperbesar dorongan untun meneran.
Berbaring miring kekiri
Memberi rasa santai bagi ibu yang letih, memberi oksigenisasi yang baik bagi bayi, membantu mencegah terjadinya laserasi.
 (Rohani, dkk, 2011 : 123
 
Posisi persalinan normal  ada 6 yaitu :
Posisi Miring atau Lateral

Posisi Miring / Lateral
Keuntungan :
a.       Oksigenisasi janin maksimal karena dengan miring kekiri sirkulasi darah ibu ke janin lebih lancar.
b.      Memberi rasa santai bagi ibu yang letih.
c.       Mencegah terjadinya laserasi. (Sulistyawati, dkk, 2010 :105)
d.      Perdarahan balik ibu berjalan lancar, sehingga pengiriman oksigen dalam darah dari ibu ke janin melalui plasenta tidak terganggu.
e.       Kontraksi uterus lebih efektif.
f.       Memudahkan bidan dalam memberikan pertolongan persalinan. Karena tidak terlalu menekan proses pembukaan akan berlangsung sehingga persalinan berlangsung lebih nyaman. (Rohani, dkk, 2011 : 50)
Posisi Jongkok
Posisi ini sudah dikenal sebagai posisi yang alami. Biasanya ibu berjongkok di atas bantalan empuk yang berguna menahan kepala dan tubuh bayi (Rohani, dkk, 2011 : 50).
 

Posisi Jongkok dan berdiri
Keuntungan :
a.    Memperluas rongga panggul, diameter tranversa bertambah 1 cm dan diameter anteroposterior bertambah 2 cm.
b.    Persalinan lebih mudah.
c.    Posisi ini menggunakan gaya gravitasi untuk membantu turunnya bayi.
d.   Mengurangi trauma pada perineum. (Rohani , dkk , 2011 : 50)
Posisi Merangkak
Pada posisi ini ibu merebahkan badan dengan posisi merangkak, kedua tangan menyanggah tubuh dan kedua kaki ditekuk sambil dibuka. (Rohani, dkk, 2011 : 51). 

Keuntungan :
a. Membantu kesehatan janin dalam penurunan lebih dalam ke panggul.
b.    Baik untuk persalinan dengan punggung yang sakit.
c.    Membantu janin dalam melakukan rotasi.
d.   Peregangan minimal pada perineum. (Sulistyawati, dkk, 2010 : 105)

Posisi Semi Duduk
Dengan posisi ini penolong persalinan lebih leluasa dalam membantu kelahiran kepala janin serta lebih leluasa untuk dapat memperhatikan perineum. (Sumarah, dkk, 2009 : 102)
 

Posisi Semi Duduk

  
Keuntungan :
a.    Memudahkan melahirkan kepala bayi.
b.    Membuat ibu nyaman.
c.    Jika merasa lelah ibu bisa beristirahat dengan mudah. (Rohani, dkk, 2011 : 144)
d.   Membantu dalam penurunan janin dengan kerja gravitasi menurunkan janin ke dasar panggul.
e. Lebih mudah bagi bidan untuk membimbing kelahiran kepala bayi dan mengamati/mensupport perineum. (Sulistyawati, Ari, dkk, 2010 : 105)

Posisi duduk
Keuntungan :
a.    Posisi ini memanfaatkan gaya gravitasi untuk membantu turunnya bayi.
b.    Memberi kesempatan untuk istirahat di antara dua kontraksi.
c.    Memudahkan melahirkan kepala bayi. (Rohani, dkk, 2011 : 53)
 

Posisi Duduk


Posisi berdiri
Keuntungan :
a.    Memanfaatkan gaya grafitasi.
b.    Memudahkan melahirkan kepala.
c.    Memperbesar dorongan untuk meneran.(Rohani , dkk , 2011 : 145)
Oleh : Any Mega Ningrum


 
 

1 komentar:

  1. Dari berbagai macam posisi dalam persalinan, posisi yang nyaman dan sesuai dengan asuhan sayang ibu yang mana? Terimakasih.....

    BalasHapus