Posisi
Persalinan
|
Posisi
|
Alasan /
Rasionalisasi
|
|
Duduk atau
Semi Duduk
|
Lebih mudah
bagi bidan untuk membimbing kelahiran kepala bayi dan mengamati/men-support
perineum.
|
|
Posisi
Merangkak
|
Baik untuk
persalinan dengan punggung yang sakit, membantu bayi melakukan rotasi,
peregangan minimal pada perineum.
|
|
Berjongkok
atau Berdiri
|
Membantu
penurunan kepala bayi, memperbesar ukuran panggul, memperbesar dorongan untun
meneran.
|
|
Berbaring
miring kekiri
|
Memberi rasa
santai bagi ibu yang letih, memberi oksigenisasi yang baik bagi bayi,
membantu mencegah terjadinya laserasi.
|
(Rohani,
dkk, 2011 : 123)
Posisi
persalinan normal ada 6 yaitu :
Posisi Miring atau Lateral
Posisi Miring /
Lateral
Keuntungan :
a. Oksigenisasi janin maksimal karena dengan miring
kekiri sirkulasi darah ibu ke janin lebih lancar.
b. Memberi rasa santai bagi ibu yang letih.
c. Mencegah terjadinya laserasi. (Sulistyawati, dkk, 2010
:105)
d. Perdarahan balik ibu berjalan lancar, sehingga
pengiriman oksigen dalam darah dari ibu ke janin melalui plasenta tidak
terganggu.
e. Kontraksi uterus lebih efektif.
f. Memudahkan bidan dalam memberikan pertolongan
persalinan. Karena tidak terlalu menekan proses pembukaan akan berlangsung
sehingga persalinan berlangsung lebih nyaman. (Rohani, dkk, 2011 : 50)
Posisi Jongkok
Posisi ini sudah dikenal sebagai posisi yang alami.
Biasanya ibu berjongkok di atas bantalan empuk yang berguna menahan kepala dan
tubuh bayi (Rohani, dkk, 2011 : 50).
Posisi Jongkok
dan berdiri
Keuntungan :
a. Memperluas rongga panggul, diameter tranversa
bertambah 1 cm dan diameter anteroposterior bertambah 2 cm.
b. Persalinan lebih mudah.
c. Posisi ini menggunakan gaya gravitasi untuk membantu
turunnya bayi.
d. Mengurangi trauma pada perineum. (Rohani , dkk , 2011 : 50)
Posisi Merangkak
Pada posisi ini ibu merebahkan badan dengan posisi
merangkak, kedua tangan menyanggah tubuh dan kedua kaki ditekuk sambil dibuka.
(Rohani, dkk, 2011 : 51).
Keuntungan :
a. Membantu
kesehatan janin dalam penurunan lebih dalam ke panggul.
b.
Baik untuk
persalinan dengan punggung yang sakit.
c.
Membantu janin
dalam melakukan rotasi.
d.
Peregangan
minimal pada perineum. (Sulistyawati, dkk, 2010 : 105)
Posisi Semi Duduk
Dengan posisi ini penolong persalinan lebih leluasa
dalam membantu kelahiran kepala janin serta lebih leluasa untuk dapat
memperhatikan perineum. (Sumarah, dkk, 2009 : 102)
Posisi Semi
Duduk
Keuntungan :
a.
Memudahkan
melahirkan kepala bayi.
b.
Membuat ibu
nyaman.
c.
Jika merasa
lelah ibu bisa beristirahat dengan mudah. (Rohani, dkk, 2011 : 144)
d.
Membantu dalam
penurunan janin dengan kerja gravitasi menurunkan janin ke dasar panggul.
e. Lebih mudah
bagi bidan untuk membimbing kelahiran kepala bayi dan mengamati/mensupport
perineum. (Sulistyawati, Ari, dkk, 2010 : 105)
Posisi duduk
Keuntungan :
a.
Posisi ini
memanfaatkan gaya gravitasi untuk membantu turunnya bayi.
b.
Memberi
kesempatan untuk istirahat di antara dua kontraksi.
c.
Memudahkan melahirkan
kepala bayi. (Rohani, dkk, 2011 : 53)
Posisi Duduk
Posisi berdiri
Keuntungan :
a.
Memanfaatkan
gaya grafitasi.
b.
Memudahkan
melahirkan kepala.
c.
Memperbesar
dorongan untuk meneran.(Rohani , dkk , 2011 : 145)
Oleh : Any Mega Ningrum
Dari berbagai macam posisi dalam persalinan, posisi yang nyaman dan sesuai dengan asuhan sayang ibu yang mana? Terimakasih.....
BalasHapus