Rabu, 09 April 2014

melahirkan tanpa rasa sakit

MELAHIRKAN TANPA RASA SAKIT, KENAPA TIDAK??
By. Dwi Anita N

Melahirkan tanpa rasa sakit merupakan hal yang diinginkan setiap wanita yang akan melahirkan. Berbagai cara ditempuh untuk mengurangi rasa sakit akibat kontraksi rahim namun tidak sedikitpun membuat rasa nyeri berkurang. Akirnya kebanyakan dari mereka memilih jalan untuk operasi sectio caesaria (SC) demi menghilangkan rasa nyeri yang ada dengan alas an tidak tahan sakit.
Namun tidak perlu khawatir, kemajuan dunia kedokteran telah menemukan cara baru untuk mengurangi nyeri pada persalinan dengan adanya metode anestesi epidural dan ILA (Intrathecal Labour Analgesia) dalam persalinan normal. Sekarang para ibu yang akan bersalin tidak perlu khawatir dapat melahirkan tanpa rasa sakit, tapi sebelumnya kita harus mengetahui apa itu anestesi epidural dan ILA dalam persalinan normal.
A.       Anestesi Epidural
Anestesi epidural atau bius local dari pinggang ke bawah adalah teknik menghilangkan rasa sakit      dengan memasukkan zat anesthesia lewat suntikan melalui otot pinggang hingga ke daerah epidural (salah satu bagian dari susunan saraf pusat di bagian tulang belakang). Hal ini dilakukan oleh dokter anestesi.
Pembiusan dilakukan melalui suntikan tadi, sifatnya memblok daerah yang disuntik sampai ke bagian bawah, sehingga si ibu tidak merasa nyeri di daerah tersebut. Bila ibu menggunakan anestesi ini maka saat mengalami kontraksi ibu tidak merasakan adanya nyeri sama sekali. Sehingga saat sampai waktunya ibu mengejan sesuai dengan datangnya kontraksi yang dinilai oleh dokter. Dengan kata lain ibu sama sekali tidak tahu kapan ibu merasa harus mengejan, karena stimulasi yang merangsang hal tersebut tidak dirasakan sama sekali.
                 Karena tidak adanya stimulasi tersebut, maka kadang proses persalinan harus dibantu dengan menggunakan vacum atau forcep. Walaupun begitu hasil akhir tidak didapatkan perbedaan yang bermakna antara bayi yang lahir normal atau menggunakan metode ini.
       
        https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifolbyuav5htL5WKAlUXIKgC__eSADnPudrI2PoTUH4jdGzFJhawzYRw6WnUEQu91_rkWj1ScvdBO5ibXudqboTcL6AHp89TBiaMMXUa5WjjHAuw4Rk5BE1GEccJeNviBKQyouTnn3Xzut/s1600/zxbb.jpg
        Gambar tehnik anestesi epidural

a.      Kelebihan
1)      Lebih dari 90% ibu yang mendapatkan pembiusan tidak merasakan nyeri, sehingga proses persalinan lebih nyaman.
2)      Ibu tetap sadar dan merasakan kontraksi, namun tidak merasa nyeri.
3)      Bumil dapat terhindar dari stress sehingga energi saat mengejan lebih banyak.
b.   Kekurangan
1)      Karena efeknya yang menurunkan tekanan darah, maka setelah pemberian anestesi ibu tidak boleh turun atau jalan-jalan dikhawatirkan tekanan darah tiba-tiba drop (hipotensi postural)
2)      Sakit kepala, ini karena bila penusukan jarum terlalu dalam cairan spinal bisa keluar. Namun kejadian ini hanya 1%.
3)      Sakit punggung setelah melahirkan (lumayan sering)
4)      Sulit buang air kecil (jarang), jadi akan dipasangkan kateter urine sementara
5)      Jarum bius melukai syaraf (amat sangat langka) maka dari itu dokter yang mengerjakan pembiusan adalah dokter yang berkompeten.

B.        ILA (Intrathecal Labour Analgesia)
Pengertian metode ILA adalah suatu tindakan untuk menghilangkan nyeri persalinan tanpa menyebabkan blok motorik dan ILA tidak mempengaruhi ibu dalam mengejan, sebaliknya ibu dapat mengejan lebih nyaman tanpa rasa sakit.
a.       Suntikan ini diberikan saat proses persalinan terjadi ditandai dengan munculnya his (kontraksi rahim) dan rasa nyeri. Meskipun sederhana ibu harus tetap diperiksa terdahulu oleh dokter anestei dan dokter kandungan. Pertama dokter memeriksa ibu dapatkah bersalin normal atau tidak dan pemeriksaan kedua, dokter pada proses pembukaan atau dilatasi serviks karena teknik ILA hanya boleh dilakukan jika pola pembukaan dilatasi serviks berlangsung teratur sejak awal pembukaan sudah mencapai 3-4 cm.
b.       Kelebihan
1)         Ibu tetap dapat mengejan, karena ILA tidak mempengaruhi kemampuan mengejan.
2)         Mengejan tanpa rasa sakit.
3)         Resiko robekan di daerah vagina sedikit berkurang
4)         Persalinan dengan ILA lebih cepat
5)         Dosis yang diberikan sedikit yaitu 1/ 10 dosis yang digunakan dalam suntikan epidural dan hanya bekerja pada susunan saraf tulang belakang.
6)         Obat tidak masuk aliran darah janin
7)         ILA tidak membuat ibunya tidur
c.       Kekurangan
1)         Karena dosisnya kecil maka masa kerjanya terbatas
2)         Mual hingga muntah
Berdasarkan keterangan diatas semoga dapat membantu para ibu untuk menentukan metode yang tepat untuk persalinannya nanti dan menambah referensi ataupun wawasan menegenai melahirkan tanpa rasa sakit.
Semua metode memiliki kekurangan dan kelebihannya tinggal bagaimana kita menyingkapinya. Meskipun begitu melahirkan tanpa rasa sakit dengan metode anestesi epidural dan ILA jauh lebih menguntungkan ketimbang ibu harus buru-buru memutuskan untuk melakukan operasi SC yang tentu jauh lebih banyak resikonya. Semoga artikel ini bermanfaat.

            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar