MELAHIRKAN TANPA RASA SAKIT,
KENAPA TIDAK??
By. Dwi Anita N
Melahirkan tanpa rasa
sakit merupakan hal yang diinginkan setiap wanita yang
akan melahirkan. Berbagai cara ditempuh untuk mengurangi rasa sakit akibat
kontraksi rahim namun tidak sedikitpun membuat rasa nyeri berkurang. Akirnya
kebanyakan dari mereka memilih jalan untuk operasi sectio caesaria (SC) demi
menghilangkan rasa nyeri yang ada dengan alas an tidak tahan sakit.
Namun
tidak perlu khawatir, kemajuan dunia kedokteran telah menemukan cara baru untuk
mengurangi nyeri pada persalinan dengan adanya metode anestesi epidural dan ILA
(Intrathecal Labour Analgesia) dalam persalinan normal. Sekarang para ibu yang
akan bersalin tidak perlu khawatir dapat melahirkan
tanpa rasa sakit, tapi sebelumnya kita harus mengetahui apa itu anestesi
epidural dan ILA dalam persalinan normal.
A. Anestesi
Epidural
Anestesi
epidural atau bius local dari pinggang ke bawah adalah teknik menghilangkan
rasa sakit dengan memasukkan zat
anesthesia lewat suntikan melalui otot pinggang hingga ke daerah epidural
(salah satu bagian dari susunan saraf pusat di bagian tulang belakang). Hal ini
dilakukan oleh dokter anestesi.
Pembiusan
dilakukan melalui suntikan tadi, sifatnya memblok daerah yang disuntik sampai
ke bagian bawah, sehingga si ibu tidak merasa nyeri di daerah tersebut. Bila
ibu menggunakan anestesi ini maka saat mengalami kontraksi ibu tidak merasakan
adanya nyeri sama sekali. Sehingga saat sampai waktunya ibu mengejan sesuai
dengan datangnya kontraksi yang dinilai oleh dokter. Dengan kata lain ibu sama
sekali tidak tahu kapan ibu merasa harus mengejan, karena stimulasi yang
merangsang hal tersebut tidak dirasakan sama sekali.
Karena tidak adanya stimulasi
tersebut, maka kadang proses persalinan harus dibantu dengan menggunakan vacum
atau forcep. Walaupun begitu hasil akhir tidak didapatkan perbedaan yang
bermakna antara bayi yang lahir normal atau menggunakan metode ini.
Gambar tehnik anestesi epidural
a.
Kelebihan
1)
Lebih dari 90% ibu yang mendapatkan
pembiusan tidak merasakan nyeri, sehingga proses persalinan lebih nyaman.
2)
Ibu tetap sadar dan merasakan kontraksi,
namun tidak merasa nyeri.
3)
Bumil dapat terhindar dari stress
sehingga energi saat mengejan lebih banyak.
b.
Kekurangan
1)
Karena efeknya yang menurunkan tekanan
darah, maka setelah pemberian anestesi ibu tidak boleh turun atau jalan-jalan
dikhawatirkan tekanan darah tiba-tiba drop (hipotensi postural)
2)
Sakit kepala, ini karena bila penusukan
jarum terlalu dalam cairan spinal bisa keluar. Namun kejadian ini hanya 1%.
3)
Sakit punggung setelah melahirkan
(lumayan sering)
4)
Sulit buang air kecil (jarang), jadi
akan dipasangkan kateter urine sementara
5)
Jarum bius melukai syaraf (amat sangat
langka) maka dari itu dokter yang mengerjakan pembiusan adalah dokter yang
berkompeten.
B.
ILA (Intrathecal Labour Analgesia)
Pengertian metode ILA adalah suatu tindakan untuk
menghilangkan nyeri persalinan tanpa menyebabkan blok motorik dan ILA tidak
mempengaruhi ibu dalam mengejan, sebaliknya ibu dapat mengejan lebih nyaman
tanpa rasa sakit.
a.
Suntikan ini diberikan saat proses
persalinan terjadi ditandai dengan munculnya his (kontraksi rahim) dan rasa
nyeri. Meskipun sederhana ibu harus tetap diperiksa terdahulu oleh dokter
anestei dan dokter kandungan. Pertama dokter memeriksa ibu dapatkah bersalin
normal atau tidak dan pemeriksaan kedua, dokter pada proses pembukaan atau
dilatasi serviks karena teknik ILA hanya boleh dilakukan jika pola pembukaan
dilatasi serviks berlangsung teratur sejak awal pembukaan sudah mencapai 3-4
cm.
b.
Kelebihan
1)
Ibu tetap dapat mengejan, karena ILA
tidak mempengaruhi kemampuan mengejan.
2)
Mengejan tanpa rasa sakit.
3)
Resiko robekan di daerah vagina sedikit
berkurang
4)
Persalinan dengan ILA lebih cepat
5)
Dosis yang diberikan sedikit yaitu 1/ 10
dosis yang digunakan dalam suntikan epidural dan hanya bekerja pada susunan
saraf tulang belakang.
6)
Obat tidak masuk aliran darah janin
7)
ILA tidak membuat ibunya tidur
c.
Kekurangan
1)
Karena dosisnya kecil maka masa kerjanya
terbatas
2)
Mual hingga muntah
Berdasarkan
keterangan diatas semoga dapat membantu para ibu untuk menentukan metode yang
tepat untuk persalinannya nanti dan menambah referensi ataupun wawasan
menegenai melahirkan tanpa rasa sakit.
Semua
metode memiliki kekurangan dan kelebihannya tinggal bagaimana kita
menyingkapinya. Meskipun begitu melahirkan
tanpa rasa sakit dengan metode anestesi epidural dan ILA jauh lebih
menguntungkan ketimbang ibu harus buru-buru memutuskan untuk melakukan operasi
SC yang tentu jauh lebih banyak resikonya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar